Pemimpin

Saat memimpin suatu kelompok orang, berjalanlah di sisi orang-orang tersebut.



Seorang pemimpin yang terbaik adalah seseorang yang tak akan disadari keberadaannya oleh orang-orang yang dipimpinnya.

Prabu Kresna Dwipayana / Resi Abyasa (Penulis sekaligus tokoh cerita dalam kitab Mahabarata)



Tingkatan di bawahnya adalah seorang pemimpin yang dihormati dan dihargai oleh orang-orang yang dipimpinnya.

Prabu Ramawijaya / Sri Rama (titisan Wisnu, raja Ayodya dalam wiracarita Ramayana)



Tingkatan di bawahnya lagi adalah seorang pemimpin yang ditakuti oleh orang-orang yang dipimpinnya.

Prabu Rahwana (Raja Raksasa kerajaan Alengka dalam wiracarita Ramayana)



Dan tingkatan terendah seorang pemimpin adalah seorang pemimpin yang dibenci oleh orang-orang yang dipimpinnya.

Prabu Duryudana (Raja Hastina, Kurawa tertua dalam wiracarita Mahabharata)


Kala seorang pemimpin yang terbaik telah selesai menunaikan tugasnya, orang-orang yang dipimpinnya akan berkata, "kami melakukannya sendiri!!"



(terjemahan bebas dari kata-katanya Lao Tsu)

Baca Selanjutnya

Tips Mengakali Kenaikan Harga BBM

Baru saja kita melewati masa-masa penuh demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi.

Memang, pada akhirnya rencana kenaikan harga BBM bersubsidi urung dilegalkan oleh para wakil rakyat sewaktu sidang paripurna kemarin. Tetapi, para wakil kita yang terhormat juga mengesahkan perubahan ayat 6 pasal 7 undang-undang APBN-P tahun 2012, yang pada intinya memberikan kuasa kepada pemerintah untuk menaikkan harga eceran BBM bersubsidi jika harga ICP (Indonesian Crude Price) atau harga minyak mentah Indonesia telah mencapai kenaikan hingga 15% selama 6 bulan terakhir.

Jadi, berdo'a saja semoga harga minyak mentah tidak akan naik lagi, apalagi sampai dengan 15%.


Kalau sampai terjadi, siap-siap saja menghadapi kenaikan harga BBM.

Akan tetapi masalahnya tidak hanya sampai di situ saja.

Kenaikan harga BBM akan menimbulkan efek domino terhadap kenaikan harga barang-barang yang lain. Karena Proses produksi terhadap barang-barang tersebut memang membutuhkan energi yang dihasilkan dari BBM. Ada juga dari energi listrik, yang tentu saja pembangkit listriknya sedikit banyak juga membutuhkan BBM untuk beroperasi.


Dan jangan lupa, proses distribusi barang juga menggunakan moda transportasi yang butuh energi dari BBM, seperti truk, kereta api, mobil, kapal laut, atau pun pesawat terbang. Atau barangkali masih ada yang menggunakan pedati yang ditarik kuda??

Kalau harga bbm naik, sudah tentu harga-harga yang lain pun akan ikut naik. Itu adalah suatu keniscayaan yang tidak dapat dihindari, tetapi bisa diakali.  ;D

Dan berikut beberapa hal dari saya yang mungkin bisa kita terapkan seandainya harga BBM benar-benar jadi dinaikkan ;








Yang pertama, para ibu tidak perlu gusar sekiranya bahan kebutuhan pokok pada naik harganya.
 
Puasa itu sehat dan menyehatkan. Jadi, mari ajak seluruh anggota keluarga untuk berpuasa setiap hari. Anak-anak tidak usah jajan atau bawa bekal makan siang di sekolah. Yang pada kerja tidak perlu makan siang.
 

Dan jangan lupa, berhenti makan (sahur dan buka puasa) sebelum kenyang, karena hal itu juga menyehatkan dan bikin irit pengeluaran dapur..  ;)

Nikmatilah rasa lapar itu sampai kalian menemukan kenikmatan di dalamnya... :D

 



Yang kedua, untuk yang ke kantor, ke kampus, ke sekolah, atau ke mana pun,
tak usah lagi naik kendaraan bermotor, karena jalan kaki itu sehat dan menyehatkan. Dan tentunya jalan kaki juga bikin irit bensin dan ongkos bis kota..     ;)

Yang mau lebih cepat, bisa gowes sepeda sampai ke tempat tujuan..


Olah raga itu menyehatkan, lho...   :D






Yang ketiga, buat pak supir, kondektur, dan para pekerja di bidang jasa angkut. selamat mencari pekerjaan baru!!

Atau masih ingin bertahan dengan penghasilan yang tidak seberapa??

Jangan lupa, banyak polantas-polantas gendut itu yang juga minta jatah BLT dari kalian lho...    ;D

Kalau ketahuan KPK kita nyuap polisi, bisa berabe urusannya, boss!!






Dan yang keempat, mari kita sama-sama cari trik yang lain, karena saya sudah ga punya ide lagi...      ;D




Dan akhirnya, seperti kata iklan rokok waktu saya masih kecil, "NIKMATI SAJA, BUNG!!"
Baca Selanjutnya




Stats


Google PageRank Checker