Aku Bisa Menulis :D





Masih ingat pelajaran mengarang waktu di SD?
Pelajaran Bahasa Indonesia biasanya ada pelajaran mengarangnya, bukan?

Kalau masih ingat, tentu kawan-kawan juga masih ingat bagaimana tahap-tahap dalam membuat sebuah cerita.

Pertama menentukan tema. Lalu menentukan fikiran pokok atau pokok fikiran untuk setiap paragraf. Kemudian mnembangkan tiap-tiap fikiran pokok tersebut menjadi kalimat pokok. Selanjutnya melengkapi tiap-tiap kalimat pokok tersebut dengan kalimat-kalimat penjelas hingga menjadi paragraf-paragraf.

Itu cara penulisan fisiknya.



Selain yang di atas, kita juga menentukan plot atau alur cerita, awalan cerita atau opening, puncak cerita atau klimaks, dan akhiran atau ending.

Ada lagi tidak?









Ribet?

Bisa jadi.. :D


Saya pun merasa demikian waktu mengikuti langkah-langkah di atas. 



Tapi kemudian waktu duduk di bangku SMU, saya nekat untuk menulis dengan tanpa menghiraukan langkah-langkah di atas. Hanya berpegang pada tema, saya langsung main tulis. Waktu itu saya berfikir, "Bodo amat lah.. Tulisan gw ini..  :P "

Tak lama kemudian, dari sebuah sobekan kertas yang saya temukan, saya pun tahu bahwa metode atau cara menulis yang saya gunakan itu adalah freestyle writing atau gaya menulis bebas. Penulis tidak lagi terpaku dengan langkah-langkah baku dalam metode penulisan yang sudah ada, tetapi penulis secara bebas mencurahkan segala sesuatu yang ada dengan apa adanya. Mengalir saja seperti air.

Yap!
Seperti itulah setiap kali saya menulis. Tidak lagi mengikuti kaidah-kaidah menyusun suatu karangan seperti yang diajarkan guru-guru saya dulu. Namun, tentu saja dalam setiap kali selesai menulis saya selalu menyempatkan diri untuk mengedit tulisan saya. Menempatkan ulang kata-kata dan kalimat-kalimat agar lebih sesuai.

Kalau kawan-kawan sendiri bagaimana???


0 komentar:

Posting Komentar

boleh copy-paste, namun mohon sertakan link langsung ke sumber postingannya. :)





Stats


Google PageRank Checker